info@mujatim.or.id
Kabupaten
cropped-favicon-1

Majelis Ulama Indonesia Sidoarjo

Home » Uncategorized  »  Miqat Umrah Haji Indonesia
Miqat Umrah Haji Indonesia
Miqat Umrah Haji Indonesia

Oleh : Drs. KH. Achmad Muhammad, MA

ringkasan mengenai Miqat untuk jemaah umrah atau haji yang berasal dari Indonesia, disesuaikan dengan rute perjalanan mereka,

Miqat adalah batas tempat di mana jemaah haji atau umrah harus mulai berihram (mengenakan pakaian ihram dan berniat).


Miqat untuk Jemaah dari Indonesia

Lokasi miqat untuk jemaah Indonesia umumnya disesuaikan dengan rute penerbangan/perjalanan yang mereka ambil:

1. Rute Madinah (Gelombang I Haji atau Umrah Madinah Awal)

Jika jemaah tiba di Madinah terlebih dahulu, miqatnya adalah:

  • Dzulhulaifah (Masjid Bir Ali)
    • Lokasi miqat bagi penduduk Madinah dan siapa pun yang melewatinya dari arah Madinah menuju Makkah.
    • Jemaah biasanya melaksanakan salat sunnah ihram 2 rakaat dan berniat ihram di masjid ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

2. Rute Langsung ke Makkah/Jeddah (Gelombang II Haji atau Umrah Makkah Awal)

Jika jemaah terbang langsung menuju Jeddah atau Makkah, ada beberapa opsi miqat yang sering digunakan:

  • Yalamlam / Qarnul Manazil
    • Miqat ini diambil saat jemaah masih berada di atas pesawat ketika pesawat melintas sejajar dengan batas miqat tersebut.
    • Awak pesawat biasanya akan memberikan pengumuman ketika pesawat mendekati atau melintas di atas titik miqat tersebut (umumnya di atas Yalamlam/Qarnul Manazil).
    • Jemaah dianjurkan sudah berpakaian ihram dan segera berniat ihram di dalam hati dan mengucapkan dengan lisan saat pengumuman miqat disampaikan.
  • Bandara King Abdul Aziz (KAIA), Jeddah
    • Berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bandara Jeddah sah dijadikan lokasi miqat bagi jemaah yang tidak memungkinkan berihram di udara.
    • Namun, miqat yang utama adalah di titik sejajar Yalamlam/Qarnul Manazil. Penggunaan Bandara Jeddah sebagai miqat seringkali dijadikan opsi darurat jika luput dari miqat utama di pesawat, meski ada pandangan ulama yang memperbolehkan.
  • Asrama Haji Embarkasi di Tanah Air
    • Beberapa jemaah haji (terutama gelombang II) memilih untuk sudah mengenakan pakaian ihram dan berniat di asrama haji sebelum terbang. Walaupun sah, niat ihram yang dilakukan sejak di asrama haji berarti jemaah sudah terikat dengan larangan-larangan ihram selama perjalanan udara, yang cukup lama.

Catatan Penting

  • Miqat Makani: Batas tempat untuk memulai ihram (yang dijelaskan di atas).
  • Miqat Zamani: Batas waktu. Untuk haji dimulai sejak 1 Syawal hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah, sedangkan untuk umrah berlaku sepanjang tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *