info@mujatim.or.id
Kabupaten
cropped-favicon-1

Majelis Ulama Indonesia Sidoarjo

Home » Uncategorized  »  MBG: Korupsi Biadab, Masa Depan Bangsa
MBG: Korupsi Biadab, Masa Depan Bangsa
MBG: Korupsi Biadab, Masa Depan Bangsa

Oleh : Dr. KH. Achmad Muhammad MA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan kebijakan strategis nasional yang menyentuh akar fondasi pembangunan manusia Indonesia.

1. Sejarah dan Asal Usul Program MBG

Akar Gagasan dan Transformasi Kebijakan

  • Visi Pembangunan Manusia: Program ini berakar dari gagasan Presiden RI Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto yang menyoroti ancaman serius stunting (gizi buruk kronis) di Indonesia. Dari data nasional, sekitar 1 dari 4 anak Indonesia mengalami keterlambatan tumbuh kembang yang memengaruhi fisik serta kapasitas kognitif mereka.
  • Evolusi Konsep: Awalnya digagas dengan nama "Makan Siang dan Susu Gratis" selama masa kampanye, program ini disempurnakan menjadi Makan Bergizi Gratis (MBG) agar mencakup ruang lingkup gizi yang lebih komprehensif (tidak terbatas pada jam makan siang dan memperhitungkan komposisi gizi seimbang sesuai kebutuhan anak serta ibu hamil).
  • Kelembagaan Khusus: Untuk menjamin tata kelola dan efisiensi pelaksanaannya, dibentuk lembaga khusus yaitu Badan Gizi Nasional (BGN) yang bertugas mengeksekusi dan mengawasi distribusi gizi nasional.

2. Pernyataan "Biadab bagi Koruptor MBG"

Dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Presiden Prabowo Subianto mengecam keras pihak-pihak yang mencoba menyelewengkan atau memotong anggaran MBG:

"Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab. Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati. Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan." — Presiden RI Prabowo Subianto

Mengapa Disebut "Biadab"?

  1. Mencuri Hak Masa Depan: Korupsi pada hak makanan anak-anak sama saja merampas nutrisi pertumbuhan otak, tulang, dan sel tubuh mereka saat fase emas tumbuh kembang.
  2. Pengkhianatan Kemanusiaan: Ketika anggaran publik yang dikhususkan bagi masyarakat berpendapatan rendah justru dipotong demi keuntungan pribadi, tindakan tersebut telah merusak prinsip moral paling mendasar.
  3. Komitmen Nol Toleransi: Penggunaan kata tegas tersebut menunjukkan integritas kepemimpinan yang memposisikan program gizi rakyat sebagai garis merah yang tidak boleh dilanggar.

3. Perspektif Kehidupan Berbangsa & Bernegara

Dalam bingkai falsafah bangsa dan tata negara, program MBG memiliki kedudukan teoretis dan praktis yang sangat vital:

A. Keadilan Sosial (Sila ke-5 Pancasila)

Negara hadir langsung di piring makan setiap anak sekolah tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarga. Ini adalah bentuk manifestasi social justice di mana akses gizi dasar dijamin oleh negara.

B. Pemenuhan Amanat Pembukaan UUD 1945

Sesuai tujuan bernegara untuk "mencerdaskan kehidupan bangsa" dan "melindungi segenap bangsa Indonesia", kecerdasan intelektual mustahil tercapai tanpa kecukupan nutrisi biologis pada sel otak anak didik.

4. Menuju Indonesia Maju & Indonesia Emas 2045

Pilar Indonesia EmasKontribusi Kontkret Program MBG
Kualitas SDM unggulMengatasi stunting dan memusnahkan rantai kelaparan di sekolah, sehingga kapasitas belajar dan IQ anak meningkat.
Produktifitas Tenaga KerjaMenghasilkan generasi muda yang sehat fisik, tangguh secara kognitif, dan siap bersaing dalam pasar kerja global berteknologi tinggi.
Efek Berganda Ekonomi LokalPengadaan bahan pangan lokal (beras, sayur, telur, ikan/daging) menyerap hasil tani dan ternak masyarakat daerah sekitar.

Korupsi terhadap program MBG bukan sekadar kejahatan keuangan negara, melainkan sabotase terhadap masa depan Visi Indonesia Emas 2045. Pengawasan ketat, akuntabilitas publik, dan tindakan hukum tanpa pandang bulu menjadi syarat mutlak agar program strategis ini benar-benar membawa Indonesia melompat menjadi bangsa yang maju dan berdaulat.

Dalam pidato dan pernyataan resminya, komitmen efisiensi dan transparansi anggaran MBG terus disampaikan secara terbuka sebagaimana ditayangkan dalam Prabowo Jawab Kritik Program Makan Bergizi Gratis, yang menegaskan betapa krusialnya penjaminan asupan nutrisi bagi anak-anak di seluruh pelosok Tanah Air. Video ini relevan karena menampilkan langsung pandangan dan respons tegas Presiden Prabowo Subianto terkait urgensi program MBG bagi masyarakat bawah serta keseriusan pemerintah dalam mengawal efisiensinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *